What is a Foodie Trip to me?
Apa sih Foodie Trip buat saya ?
Saat ini Traveling memang sudah jadi hal yang lumrah untuk semua orang. Ibaratnya, semua orang dengan budget yang pas-pasan pun sudah bisa jalan-jalan.
Ada berbagai macam jenis traveler. Gak perlulah saya menjabarkan karena saya yakin sudah pada tau semua jenis-jenisnya. Dan kalau saya mengkategorikan, saya sih termasuk di antara backpacker dan flashpacker.
Saya masih menggunakan backpack untuk mengemas barang bawaan saya, masih mengorganisir seluruh itinerary saya sendiri, menginap juga masih di hostel dengan isi kamar rame-rame. Tapi saya juga masih suka 'hura-hura', suka jajan yang (lumayan) banyak dan suka beli oleh-oleh juga. Jadi kesimpulannya masih suka berlaku budget traveling ala backpacker, tapi masih berhura-hura juga hehehe.
Anyway, dari antara semua jenis traveler, saya hampir jarang banget menemukan orang yang memproklamirkan diri sebagai foodie traveler.
Bahkan literatur yang membahas foodie traveler untuk saat ini ya cuma bukunya Jodie Ettenberg (The Foodie Traveler's Handbook).
Rata-rata yang saya temukan di dunia sosmed traveler ya pada senang jalan-jalan ke tempat wisata umum, hop on hop off city bus, free walking tour, atau sekedar icip-icip street food.
Jarang sekali saya temuin blog orang yang membahas traveling ke suatu tempat dengan hanya sajian makanan khas daerah tersebut. Bahkan jarang yang melakukan jalan-jalan hanya untuk makan saja.
Memang sih, esensi dari traveling adalah untuk pergi menikmati tempat wisata dari daerah tersebut. Saya juga pasti bakalan jalan untuk ke tempat-tempat touristy tersebut. Ya tapi saya ingin sekali mungkin bisa bertemu teman-teman yang sama-sama senang foodie trip seperti saya ini.
Saya senang makan. Senang mencari restoran baru. Dan mereview juga. Saya juga senang traveling. Maka dari itu saya tentunya ingin mencombine dua hobi saya itu jadi satu, foodie traveling. Doing a foodie trip.
Memang ga mudah. Tentunya harus nabung, persiapkan cuti, dan juga tetek bengek lainnya. Kita bisa mulai dari yang dekat-dekat dulu. Jabodetabek, Pulau Jawa, Sumatra, Sulawesi, lalu Asia Tenggara dan ke negara lainnya.
Semoga saya bisa, seenggaknya menambahkan esensi baru dalam dunia foodie dan dunia traveling, foodie traveler.
Xxoo.
-Rian The Loner Foodie yang Migrainnya lagi kumat-
Bogor, October 23rd 2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar